[SONGFIC] PAINKILLER (by T-ARA Soyeon SPEED Sungmin Taewoon The SEEYA and 5Dolls EunKyo)

tumblr_mo6dugRtU91qhbs9xo1_500

Title                          : [SONGFIC] Painkiller

Poster                      : http://www.laeunyeon.tumblr.com

Writer                       : iamlittlejiyeon / @nathalielielio

Type                        : Songic / Oneshoot

Genre                        : Romance , Sad

Main Cast                 : Park  Ji Yeon ( T-ARA )

Choi Minho ( SHINee )

Annyeong~~ !! Aku bawa songifc baru~~ ♥

Hihihi ^^ ini dari lagu baru ^^

Semoga pada suka ♥

Jangan lupa comment !!! ^^

————-

“Love is a bad memory
Love is a hurt memory

When will things be okay?
When will the sun rise again?
Are all farewells this…”

-Author POV-

Sebuah kamar kosong yang sudah tidak di tinggali oleh pemiliknya begitu saja…

‘ckrek’

Suara pintu terbuka..

Seorang yeoja masuk dengan perlahan. Ia membawa tas besar.

Namanya , Park Ji Yeon

Ia menaruh tasnya di atas tempat tidur lalu duduk di sofa.

Ia mengingat kembali kenangan – kenangan manis yang pernah ia lalui..

Jiyeon tersenyum paksa , mencari kekuatan baru untuk tetap melewati hidupnya..

Ia mengidap sebuah penyakit dan ia tinggal sendiri semenjak di tinggal pergi oleh namjachingunya…

Perpisahan yang sangat menyakitkan , pikirnya..

Kini cinta adalah kenangan pedih , cinta adalah kenangan yang menyakitkan…

—–

“When will things be okay?
When will the sun rise again?
Are all farewells this painful to death?
I’m choked up and I can’t even breathe
Time goes by but it’s no use
Please heal my heart so I can smile a little”

**

Jiyeon membuka lemari untuk memasukan baju – bajunya.

Tapi masih banyak baju – baju yang tersisa di dalam lemarinya.. Baju itu milik namjachingunya , Minho.

Ia tersenyum kecil lalu melihat baju yang paling sering dikenakan Minho.

Jiyeon mengambil baju itu lalu memeluknya.

Rasa sakit itu kembali lagi… terulang lagi…

Air mata dengan mulus mendarat di pipinya

‘Kapan semuanya akan menjadi baik – baik saja ?

Apakah rasa perpisahan sangat menyakitkan hingga rasanya ingin mati seperti ini ?

Aku seperti tercekik , aku tak bisa bernafas !

Waktu berlalu tapi itu tidak juga dapat membantuku…

Aku mohon ‘sembuhkan’ hatiku.. Supaya setidaknya aku bisa tersenyum walau hanya sebentar..’ ‘

Itulah yang ada di pikiran Jiyeon.

Perpisahan yang tak diinginkan…

Kini ia hanya bisa menangis..

Dengan segera ia mengambil tasnya dan mencari Toxic.

Itu seperti ‘obat penghilang rasa sakit’ hatinya…

Entah kapan semua ini akan menjadi seperti semula…

—–

“This headache won’t get better
I pull my pillow into my arms
The thorns keep piercing my heart
I scream in my unlit room
This severe cold won’t get better
I swallow two, three pills without water
A dirty morning, a severe cold
Why am I coughing again?”

Sakit kepala ini tak kunjung sembuh…

Jiyeon memeluk bantalnya kuat – kuat..

Rasanya beribu duri ‘menusuk’ hatinya..

Ia berteriak di kamarnya… Berharap hal itu juga dapat mengurangi rasa sakitnya..

Tapi , kemudian ia mengambil lagi obat sekitar 2 – 3 pil dan meminumnya lagi..

“Batuk lagi…” gumamnya

Batuk ini… Batuk biasakah….?

——-

“Though I’m sick to death, I only think of you
I guess you really are my medicine
I guess the story is already over
I am, I am crying”

-JiyeonPOV-

Minho-ah… walaupun aku sakit sekarang ini , walaupun aku rasa aku ingin mati…

Aku merasa hanya kaulah ‘obat’ yang ampuh membunuh rasa sakit ini..

Aku masih berpikir “Ini adalah akhir dari kisah kita ?”

Aku berharap jawabannya bukan “Ya”

Air mata jatuh lagi… hanya ialah yang menemani hari – hariku…

Minho-ah… kapan kau kembali ?

——

“I need a painkiller
Help me take my pain away
I always thought you were a harmful person to me
Ma mistake
I can’t live without you
I can’t even take care of my body
What do I do?
At this rate, this will kill me”

Aku butuh obat penawar rasa sakit…

Tolong.. Aku mohon ambilah rasa sakit ini…

Aku kira kau adalah pengaruh buruk.

Jelas , ini salahku !!

**

Pagi – pagi aku terbangun

Aku mengingat kau lagi

Segera aku ambil handphoneku. Aku berencana untuk menelponmu.. Aku membutuhkanmu !

Aku menekan panggilan cepat utuk menelponmu…

Tapi..

Kau tidak menjawabnya.. Kau benci padaku ??

Untuk kedua kalinya aku menelpon , berharap kau mau mengangkat teleponku meski hanya sekali saja.

Namun apa daya kau tidak juga mengangkatnya.

Aku frustasi !!!

Lihatlah , kini aku menangis lagi…

Aku bangkit dari tempat tidurku , mengelap air mataku lalu pergi ke kamar mandi..

Aku melihat parfum Minho masih berada di dalam kamar mandi…

Aku hanya bisa tersenyum… Mengingat kembali kenangan kita..

Aku mengambil parfumu lalu menciumnya.

Baunya sama dengan baju yang kupakai…

Aku menumpahkan isi parfummu perlahan..

Kini aku tetap berkutat dengan kenangan – kenangan masa lalu…

—–

Aku memasak banyak makanan hari ini…

Aku menunggumu , aku harap kau mau datang…

Makanan ini masih wangi karena baruku masak..

Aku masih menunggumu…

Aku tersenyum secerah mungkin

Namun….

Aku batuk lagi

Tunggu.. Ini bukan batuk !!

Ini darah !

Aku sudah tau ini akan terjadi…

Akupun sadar kalau kau tidak akan datangkan ??

‘Prang’

Aku membuang semua makanan yang aku buat untukmu dan untukku..

‘Prang’

Aku melempar botol toxic ke arah kaca.

Aku ini payah…

Makin banyak darah banyak yang keluar…

Aku menangis mengingat kau yang tak mau berada di sisiku lagi kini..

Namun aku tertawa di sela – sela tangisku…

berpikir ,betapa bodohnya aku ? Menunggumu yang tak akan pernah kembali seperti orang gila…

—-

“I want to hang onto the leaving footsteps
And beg but
I’m so sick that I don’t even have that kind of courage”

Aku harap kau kembali.. Apa salahku ? Aku mohon kembalilah… Kaulah obat bagiku..

Tak apa jika aku mati asalkan kau kembali lagi…

Rasanya saat kau ingin pergi meninggalkanku , aku ingin menarik kakimu , lalu memohon kepadamu untuk tetap tinggal bersamaku…

Namun aku begitu ‘sakit’…

Sehingga aku tak memiliki keberanian untuk mencoba…

**

Aku membersihkan darah – darah di tangan dan mulutku

Lalu aku duduk di sofa.

Melihat jam beker di atas meja…

Aku memutar ulang waktu di jam beker itu…

Tetap saja itu kembali ke jam semula…

Aku ingin mengulang masa – masa indah kita…

Namun , tidak bisa….

Aku putar kembali , namun itu tidak berguna…

Aku melihat kembali botol Toxic lalu keputusanku sudah bulat.

Aku meminum semua sisa pil Toxic…

Tiba – tiba waktu berputar…

aku mengambil jam beker itu  , memeluknya…

Rasanya dunia sekarang berputar.. tubuhku lemas.. mungkin ini sudah berakhir…

Minho-ah..

Kaulah yang terbaik…

Gumawo , Minho-ah…

Aku hanya berharap kita bisa kembali bersama lagi..

Tapi , itu adalah harapan paling bodoh…

Aku ‘pergi’ dulu….

——–

-Author POV-

Jiyeon perlahan menutup matanya…

Tetap menginginkan bersama Minho…

Kini ,Tubuhnya ambruk…

Tubuhnya lemas…

Dia tidak pingsan… Dia ‘pergi’…

-END-

gimana readers ? Bagus gak ?? jangan lupa READ COMMENT LIKE ♥♥♥♥

aku harap kalian suka ya :’) !! Gomapseuimnida !! ♥♥

Advertisements

35 Comments

  1. Hwaaaaaaa painkiller daebakkkkk….
    Mv nya daebakk songfict nya juga ƍäªk kalah daebak….

    Nyesek bgt baca nya…. Poor jiyeonie 😦

    Suka suka sukaaaaaaaaaaaa
    #teriak pake toa kkkkkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s