[TRIPPLE-SHOOT SPECIAL] My Bad Boy [PART 3] (FINAL PART)

my-bad-boy-copyTitle : My Bad Boy

Poster by : lallakyuart.wordpress.com

Genre/Type : romance , triangle-love , complicated, friendships

Main Cast :

Park Jiyeon
Kim Jongin / Kai
Jung Krystal

Oth Cast :

Kim Suho
Park Chanyeol
Byun Baekhyun

OST :

♥ No Matter What – Seo In Guk

♥ GLAM – Missing You

—-

[JIYEON POV]

“Aku… ingin kau menjadi… namjachingu Krystal.”

Air mata makin deras mengalir dari mataku.

Aku lihat matanya membulat.

Ia terdiam sejenak mendengar pernyataanku.

“Nae , jika itu yang kau mau…”

Jongin berbalik dan pergi meninggalkanku.

‘BRAK’

Ia menutup pintu lapangan atas dengan cukup kencang.

‘TES’

Air mataku mengalir makin deras.

“Jongin-ah…” gumamku pelan.

Krystal-ah… Sebentar lagi , kau akan bersama dengan namja yang kau sukai.

‘Chukkae…’

Aku terduduk sambil menangis.

Aku tidak berniat untuk beranjak dari posisiku saat ini.

Apakah yang aku lakukan sudah benar ?

Aku benar – benar merasa hampa.

‘BRAKKK!’

Aku terkaget karena seseorang membuka pintu lapangan atas sekolah.

Dan , siapa yang aku lihat sekarang ?

Kim Jongin.

Ia… menangis ?

Walaupun wajahnya datar namun aku bisa lihat jelas air matanya mengalir.

Ia berjalan ke arahku.

[OST : NO MATTER WHAT – SEO IN GUK]

‘GYUT’

Jongin memelukku.

“Aku tidak bisa menjadikan seseorang yeojachinguku jika aku tidak mencintainya..” bisiknya tepat di telingaku.

Aku terdiam.

“Kim Jongin , kau tidak mencintaiku..” aku agak mendorongnya bertujuan untuk melepaskan pelukannya.

“Dengarkan aku Kim Jongin , kau – tidak – mencintaiku. Perasaanmu sama seperti perasaan namja lain yang senang melihatku. Jika kita memulai hubungam sekarang , pasti kita tidak akan bertahan lama. Disini hanya aku yang mencintaimu. Kau tidak mencintaiku , Jongin..”

“….”

Jongin hanya terdiam dan tidak berkata satu patah katapun.

Ia hanya memandang kedua mataku dengan intens.

“Kau tahu , jika aku nantinya sudah bersamamu. Aku tidak akan mau berpisah denganmu. Tidak akan pernah mau. Jadi , lebih baik—”

Belum selesai aku bicara ia telah memelukku.

Untuk beberapa saat aku terpaku.

Namun , akhirnya aku mendorongnya.

“JONGIN ! JEONGSHINCHARYEO !”

“NAN JOHAEYO ! PARK JIYEON !”

Ia berteriak.

Ia menyatakan bahwa ia menyukaiku.

Aku memandang kedua matanya.

“This is not true..”

“This is the truth !” Jongin menatap mataku sambil menggenggam tanganku.

Aku hanya diam dan menundukkan kepala.

Tiba – tiba ia menarik tanganku dan memaksaku untuk mengikutinya, entah kemana.

“Ya !”

——-

Kami membolos.

Ini pertama kalinya dalam hidupku.

Membolos dengan namja yang aku suka.

Wow.

Just wow.

Namun walaupun aku menyukainya , sangat menyukainya. Aku tetap membencinya.

Kini aku sedang berada di perjalan dengannya.

Entah kemana kita akan pergi.

“Apa yang akan kau lakukan ?” Tanyaku bingung.

“Kau akan lihat nanti.” Ia tetap fokus ke arah jalan.

Aku hanya duduk diam di dalam mobilnya dan memandang ke arah luar.

‘Apa yang akan ia lakukan ? Ah seandainya aku mempunyai indera ke-enam.’ Aku mulai berpikir hal aneh.

Ternyata kebiasaanku berpikir mengenai hal – hal yang aneh tidak lepas dari diriku yang baru ini.

Tanpa sadar aku tertidur di dalam mobil ini.

—–

“Eunghhhh~”

Aku baru saja bangun.

Dan aku sangat kaget , hari menjelang siang.

Kedua , Kai sedang tertidur sambil menyenderkan kepalanya pada bahuku.

Ketiga , aku tidak tahu kita berada dimana.

‘PLAK !’ Aku menepuk pipi Kai beberapa kali.

“Ya , kita berada dimanaaaa ?” Tanyaku kesal.

“Eummmmmmm..”

“Yaaaa ! Kita berada dimana sekarang !”

Ia tidak beranjak dari posisinya dan masih tetap tidur.

“YAA–”

Sebelum aku berteriak lagi ia memelukku.

Dan ini untuk kedua kalinya dalam satu hari.

Tentu saja aku mendorongnya.

“MWOYA ?!!”

Kai hanya menatapku sambil mengeluarkan ‘smirk’nya.

Ohhhhh , michgettda.

“Apa yang akan kau lakukan sekarang Kim Jongin ?”

“Entahlah , aku hanya ingin berdua denganmu.”

Ia menggaruk tengkuknya.

Wow , hebat. Membolos sekolah hanya untuk— ah aku tidaksanggup berkata – kata.

“Kau hebat sekali.. kau membawaku untuk membolos sekolah dan kita hanya seperti ini…?”

Dia memperhatikanku namun akhirnya menampilkan senyum nakalnya.

“Jadi , kau mau keluar denganku namun melakukan sesuatu ? Tidak seperti ini ?”

“Geuchi !” Namun akhirnya aku sadar arti kata – katanya.

“Eh ! Anni !maksudku , aku kira kau mengajakku membolos untuk—”

“Tidak usah malu -malu.”

“Ah terserah kau.” Aku duduk membelakanginya.

“Park Jiyeon.”

Ia memanggilku , namun aku membiarkannya.

“Jiyeon-ah ”

Sorry , mr. Kim , i won’t answer you.

“Jiyeonnie..” ia bersender pada punggungku.

Ah aku rasa sebentar lagi aku akan menjadi psikopat dan membunuhnya.

“Mwoya igeeeee ?!” Aku mendorongnya.

“Maka itu jangan abaikan panggilanku.” Ia mengembungkan pipinya

Dan harus aku akui dia sangat lucu.

Aigoo~

Tapi , tidak !tidak !

“Apa yang kau mau lakukan , katakan kepadaku sekarang juga.”

“Aku mau meminta maaf atas segala hal yang aku lakukan kepadamu dulu..” ia menundukkan kepalanya.

[OST : GLAM – MISSING YOU]

“Aku tidak mau membahas itu…”

“Tapi aku mau.” Jongin menatap ke mataku seraya memggenggam tanganku.

Aku menghela nafas.

“Go on.”

“Gumawoyo… jadi , eumm.. aku mau meminta maaf atas semua perbuatanku. Pertama , karena aku selalu bersikap buruk terhadapmu , lalu karena aku mengerjaimu , dan yang terakhir karena kejadian di pesta ulang tahunku. Aku tahu kau pasti sangat marah. Namun , aku benar – benar tulus meminta maaf kepadamu sekarang. Apalagi saat aku mengetahui kalau ternyata ayah kita berdua bersahabat , jika kita terus bertrngkar itu tidak akan baik bagi kedua belah pihak , lalu , masalah perasaanku , aku jatuh cinta kepada sosok mu yang baru ini pada pandangan pertama.” Ia menatap mataku serius.

“….”

Aku hanya diam dan menatapnya juga.

“Kau mau memaafkanku….?” Tanyanya agak ragu.

Inhale. Exhale.

“Heumm.. baiklah.”

“Jinjja ?!!” Ia nampak sangat senang.

“Nae, wae ? Kau tidak mau aku maafkan ?” Aku ingin mengerjainnya.

“ANNI ! ANNI !”

“Yasudah ,” aku hanya menanggapinya cuek.

“Aigoo neomu kyeopta… lalu , soal perasaanku..?”

Aku tidak langsung menjawab pertanyaannya.

“Bagaimana perasaan Krystal kalau sampai ia tahu aku akhirnya bersamamu nanti ?”

“Lebih baik kau mulai mengatakan sejujurnya dari awal.” Jongin mulai serius.

“Arrasseo…”

“Eummm… perasaanku ?”

Aku nampak berpikir sejenak.

“Jadi…?” Ia mengangkat kedua alisnya.

“Eum.. soal perasaanmu. Okay , aku akui aku belum percaya. Jadi mungkin aku akan memberimu 1 bulan untuk menunjukkanku perasaanmu. Mungkin di saat – saat itu aku akan menjadi sangat menyebalkan namun mungkin juga menjadi sangat ‘sweet’ tapi jangan banyak berharap dulu. Jadi , ya…”

“1 bulan ? Apa itu tidak terlalu sebentar ? Aku bahkan bisa menunjukkan rasa cintaku padamu hingga akhir hayatku.”

“Issh , mwoya. Tidak usah menggombal.”

“Aku serius !” Jongin tersenyum manis ke arahku dan menggenggam tanganku lebih erat.

“Arrasseo , kalau begitu ayo pulangggg ! Aku tidak mau berlama – lama denganmu disini.” Aku melepas tanganku dari genggaman tangannya.

“Tapi aku masih mau berlama – lama denganmuuuu”

Jongin mengeluarkan aegyo.

Aku memutar mataku sedangkan Jongin hanya tertawa.

——

Sekitar pukul 4 sore kami kembali ke sekolah mengambil tas.

Kelas kosong melompong.

Tentu saja.

Semua anak sudah pulang.

“Hahhhh , semuanya karena kau. Aku jadi melewati pelajaran matematika ! Pelajaran yang paling aku tungguuuuu!! Heull ”

“Ah michesseo ? Matematika ?! Kau suka matematika ? Gila”

“Waeyoo ? Kau membenci hal yang aku suka ? Woaaah , sungguh tidak bisa dipercaya.” Aku tersenyum nakal.

“Tch , pintar sekali membuatku bingung ,kkk” Jongin berjalan ke arahku yang sedang membereskan buku – buku.

Kemudian ia duduk di atas mejaku dan memperhatikanku.

“Apa kau lihat – lihat !” Aku menggertaknya sambil tetap memfokuskan diriku untuk membereskan barang – barangku.

Memang barangku banyak sekali , tentu saja karena banyak hadiah yang ditinggalkan oleh para namja.

“Mengapa kau tidak pulang ?”

“….”

Ia tidak menjawab.

“Kau marah ? Ahahaha , begitu saja marah.” Aku selesai membereskan barang – barangku.

Saat aku bangkit dan melihat ke arahnya , aku melihat ia sedang memperhatikanku dengan intens.

“What ?”

Ia tetap tidak menjawab jadi aku bernuat untuk meninggalkannya.

Namun , belum sempat aku berjalan 1 cm saja , ia menarik lenganku sehingga sekarang wajahku tepat di depan wajahnya.

‘DEG’

Tentu saja aku sangat berdebar.

Aku berpikir sepertinya jantungku sudah jatuh dari tempatnya sekarang.

“Can I kiss you forehead ?”

Aku tidak bisa menjawab , aku terlalu kaget.

Namun setan apa dan entah darimana menganggukan kepalaku.

Ia mencium keningku.

Aku hanya memperhatikannya , kaget.

Aku seperti terkena stroke dalam sekejap !

“Can I kiss your left cheek ?”

Sekali lagi ada anggukam dari kepalaku !

Entahlah !!!

Padahal hatiku memerintahkan untuk menggelengkan kepla ! Namun otakku sepertinya punya keputusannya sendiri.

Ia mencium pipi kiriku.

Dan sepertinya masih ada ronde berikutnya.

“Can I kiss your right cheek ?”

Kali ini aku tidak menjawab namun ia yang mengambil keputusan.

Ini bukan seperti meminta ijin namun hanya memberi pernyataan.

“Can I kiss your chin ?”

Lagi – lagu aku belum menjawab.

BELUM.

Ia mencium daguku.

Dan aku tahu yang terakhir apa.

Tanpa pernyataan sebelumnya , ia mendekatkan wajahnya ke wajahku.

And , his lips on mine now.

Aku tak tahu harus bereaksi apa.

Sekitar 2 menit dan akhirnya ia menjauhkan wajahnya dariku.

Oh hi mr.Kim Jongin , just so you know that I was literally breaking inside, i think I’m gonna explode right freakin now because your magic kiss. And oh God.

Entah mengapa aku rasanya tidak sanggup melihat matanya.

Ia tetap memperhatikanku , sama sepertiku yang kini memperhatikannya.

Di luar aku hanya memperhatikannya namun di dalam hatiku rasanya seperti : ANCJHDBV3217@!#$?¿

——-

[Author POV]

Sesampainya Jiyeon dirumah setelah kejadian itu , ia langsung menelpon Krystal.

“Yoboseyo…” suara Jiyeon memang agak sendu.

Ia takut ia akan melukai hati Krystal.

“Jiyeon-ah ! Neo ediga ?! Daritadi aku mencarimu ! Aku hari ini sendirian , huaaaaa !”

Mendengar Krystal seperti sangat menyayangi Jiyeon,

Somehow , she feel guilty to do this.

“Ah , tadi aku ada urusan sebentar.”

“Dengan Jongin ?”

Pertanyaannya benar – benar membuat Jiyeon terpaku dan tidak menjawab untuk beberapa detik.

“Jiyeon-ah ?”

“Ah– nae ?”

“Aku tahu kau masih mencintai Jongin , betul kan ?”

‘DEG’

“….”

“Jiyeon-ah , ayo berusahalah jujur pada perasaanmu… aku tidak akan marah terhadapmu.”

‘TES’

Jiyeon menangis.

“Jiyeon-ah jangan menangis , gwenchana… lagipula aku tidak menyukai Jongin !”

‘DEG’

“Mw– mwo ?”

“Jadi…”

-FLASHBACK ON (KRYSTAL POV)-

Saat itu khawatir sekali , aku bingung mengapa kau tidak datang Jiyeon-ah.

Lalu , saat aku pulang sekolah aku pergi ke rumahmu.

Saat itu juga eommamu yang membukakan pintu.

“Krystal-ahhh !”

Eommamu histeris namun dalam sisi positive.

“Waeyo , ahjumma ?”

“Ayo masuk dulu , nanti ahjumma ceritakan di dalam.”

Saat aku masuk ke dalam , aku diceritakan oleh eommamu.

Dan aku tahu pasti ini semua karena Jongin.

Namun , aku yakin pasti kau masih akan tetap menyukai Jongin.

Aku ingin kau dan Jongin bisa menjadi sepasang kekasih , karena itu mimpimu sejak dahulu kala.

Jadi aku berpura – pura dan berakting.

Mianhae Jiyeon-ah…

-FLASHBACK OFF (KRYSTAL POV END)]

“Mianhae Jiyeon-ah… aku benar – benar merasa bersalah…”

“Kau–”

Jiyeon tidak bisa berkata – kata.

“Krystal , aku berterima kasih padamu karena akhirnya aku dapat mengungkapkan perasaanku lebih baik. Namun aku agak tidak menyukai caramu walaupun ini benar – benar ampuh. Tapi , ya neo jinjja jalhaesseo !”

“Kkk , mian Jiyeon-ahhhhh !”

“Gwenchana !” Jiyeon kelihatan telah memaafkan Krystal.

“Geunde , bagaimana hubunganmu dengannya ?”

“Molla , it’s complicated. Aku masih belum percaya akan perasaannya. Maksudku , aku tidak mau ia hanya suka dengan kecantikanku , dengan ketenaranku sekarang. Aku ingin ia juga suka dengan kepribadianku , dengan apa yang ada didiriku , dengan apa adanya diriku. Misalnya sekarang , jika kita menjalani hubungan , namun sekarang yang benar menyukai dan mencintai adalah aku. Aku serius akan perasaanku dengannya. Namun ia baru saja menyukaiku ,aku tidak bisa langsung memberikan hatiku untuknya.” Jelas Jiyeon panjang lebar.

“Woahhh, brilliant ! Ya , ya aku mengerti. Jadi apa yang akan kau lakukan ?”

“Aku memberinya 1 bulan untuk menyatakan perasaanya padaku.”

“Great !”

“Aku tahu aku ini sangat hebat hahaha !”

“Ishhh , uri Jiyeonnie sangat percaya diri !”

“Hahahahha tentu saja ! Itu harus !”

Setelah itu mereka bercerita tentang banyak hal.

——–

Tidak terasa sudah 1 bulan.

Dan seperti kata Jongin , ia benar – benar mencintai Jiyeon.

Ia tidak pernah bosan akan kehadiran Jiyeon.

Terkadang Jongin menjadi sangat romantis saat kejadian di ulang tahun Baekhyun.

[BAEKHYUN’S PARTY]

“Jiyeon-ah , bagaimana kalau kita ikut bermain bersama teman – temanku ?” Tanya Jongin sambil menunjuk namja – namja yang bergerombol.

“Gwenchanda ?”

“Eumm , kkajja !”

Jongin menarik tangan Jiyeon dengan pelan.

“Hey ! What’s up !” Jongin menyapa semua temannya terlebih dahulu namun Jiyeon hanya tersenyum ketir.

Setelah itu mereka duduk namun sayangnya tempat duduk hanya tersisa 1.

Namun , tiba – tiba seorang teman Jongin memberi usul yang… eumm… agak membuat Jiyeon berdegup kencang.

“Bagaimana kalau yeojachingumu duduk di pangkuannmu ?”

Jongin awalnya hanya memperhatikan Jiyeon dan tanpa aba – aba , Jongin duduk dan memangku Jiyeon.

Jiyeon memang merasa gugup namun ia mencoba untuk tetap diam.

‘Things getting worse’ pikir Jiyeon saat ternyata teman – teman Jongin sedang bermain.

Bermain , apa salahnya ?

Tentu saja salah , karena hukumannya , orang yang kalah harus meminum alkohol.

Jiyeon paling benci alkohol.

Ia berkali – kali kalah namun Jongin menyelamatkannya.

Dengan cara apa ?

Jongin meminum semua alkohol yang harusnya Jiyeon minum.

Sesekali teman – teman Jongin menyoraki.

—–

-JIYEON POV-

Sudah semenjak 1 bulan dan ya , aku percaya akan perasaan Jongin.

Dan baru saja kemarin aku menjadi yeojachingunya.

Kabar baik lainnya adalah , Krystal akhirnya berpacaran dengan Suho !

Woah !

‘TTOK !’

Aku benar – benar terkejut.

Seseorang melempar jendela kamarku dengan batu kerikil kecil.

Siapa ???

Ini sudah larut malam !

Tapi , aku memberanikan diriku untuk melihat siapa.

Ternyata itu namjachinguku !

Kim Jongin !

Ia mengisyaratkanku untuk kebawah.

“Mwoya !” Kutukku.

Aku berjingkat menuruni tangga.

Lalu dengan segera aku membuka pintu depan dengan sangat pelan.

Sangat amat pelan.

Sangat – sangat – sangat amat pelan.

‘CREEK’

Aku membuka pintu dan melihat Jongin sedang berdiri di depanku dan ia melambaikan tangan.

Sedangkan aku hanya memberinya tatapan mematikan dan menyuruhnya masuk.

“Aku tidur di kamarmu.” Jongin berkata dengan gampangnya.

Ia berjalan menuju kamarku dan aku tidak berhasil mencegatnya.

Ini buruk.

BURUK.

Sesampainya aku di kamarku , ia sedang duduk di pinggir ranjangku.

“Jigeum mwohaneungeoya ?!!” Aku membentaknya.

“Aku kabur dari rumah.”

“Mwo ?! Jangan gila ! Aku tau kau pasti berbohongkan ! Jangan bercanda Kim Jongin !”

Aku duduk di debelahnya.

“Aku sedang kesal dengan appaku.”

“Waeyo ? Eoh ?” Aku mengelus punggungnya.

“Ah aku benar – benar kesal !!!”

Aku rasa Jongin benar – benar kesal.

“Hmmm , aku ingin menghiburmu kalau begitu ! Apa yang akan aku lakukan ya ?”

Aku berpikir sejenak.

Namun , aku sangat membenci Jongin sekarang !

Ia malah mengisyaratkan untuk menciumnya.

INI BURUK !

LEBIH BURUK DARI YANG AKU PERNAH BAYANGKAN !

“Pleasseeeee ??”

Aku sangat membenci Jongin jika ia sudah mengeluarkan aegyonya.

Aku membuang napas lalu menutup mataku.

Mendekatkan wajahku ke wajahnya.

Namun , aku menciumnya hanya sekilas.

Tenu saja aku malu.

Lagi pula aku rasa ini benar – benar ‘awkward’

“Mwo ?! Apa – apaan itu ?!” Protesnya.

“WAE ?! ” aku menatpnya sangar.

“Ahhhh , Jiyeon-ahhh~~”

“Aish , ceritakan dulu mengapa kau bisa sampai kau kabur dari rumah ?”

Ia menarik nafas panjang lalu angkat bicara.

“Aku memintanya untuk menjodohkanku denganmu dan langsung saja membagikan undangan pernikahan ! Kkk” Jongin terkekeh.

“MWOYA IGE !!!! MCHIGETTDA JINJJA !” Aku mengacak rambutku.

“Aishh , jangan mengacak rambutmu seperti itu !” Jongin merapikan rambutku.

“Habisnya aku kesal !”

“Kau tidak mau cepat – cepat bersamaku ?” Tanyanya dengan nada sedih.

“Anni , namun maksudku kita masih terlalu muda jadi…”

“Nae , arrasseo..”

Ia kelihatannya muram.

“Bisakkah kau tunggu hingga 2 tahun depan ?” Tanyaku sambil memeluknya.

“Untuk apa ?”

“Untuk hari pernikahan kita tentu saja.”

“Jinjja ?!” Ia nampak kaget dengan statementku.

“Ahh… namun 2 tahun terlalu lama..” Jongin terus mengeluh terhadapku.

“Ah sudahlah aku mau tidur !” Aku menyiapkan sebuah kasur kecil untuk tempat dimana Jongin tidur.

Ia tidur di kasur kecil yang berada di bawah kasurku.

“Hoammmm… aku mengantuk.” Ungkapku.

“Tidurlah.”

“Eum”

“I love you.”

Ini adalah kali pertama ia berkata i love you kepadaku.

Aku sempat berpikir lalu menjawabnya.

“I love you more.”

“I loveyou more and more.”

“Aish , i loveyou so much as much as i love myself ! Goonight Mr. Kim !” Ucapku cepat karena aku benar – benar mengantuk.

“Awww , my princess. I love you so much as much more than i love myself ! Goodnight mrs. Kim !”

Inilah kisah cintaku yang , yah…. mungkin aneh.

Tapi akhirnya aku mendapatkan bad boy yang aku cintai.

Kim Jongin.

-THE END-

HEYYYY !!! BAGUS GAKK ?!! okay , chapter akhir ini itu rada terinspirasi sama teen-fiction The Quirky Tale of April Hale but at least ga sama sih. Semoga kalian suka ya ! COMMENT WHAT YOU GUYS LIKE WITH THIS STORY AND PUSH THE ‘LIKE’ BUTTONS BELOW !!! DON’T BE SIDERS ! New ff project coming out so freaking soon ! Wait for meee ! 😉

Advertisements

21 Comments

  1. hooo ternyata krys cuma pura2,,syukurlah.dan untungnya kai nolak u/ pacarin krys dn malah balik lg nemuin jiyi yeaaaaay sweet2 kai bener2 cinta dg tulus ke jiyi. lol kai ngebet bgt mau nikah muda mpe ngambek gt trs kabur dr rumah.kirain karena apa mahahaha. nice~u dtunggu ff jiyeon lainnya. kaiyeon/hunji klo bsa kkk #banyakmau :’D

  2. Akhirnya happy ending. Ternyata krystal ngerjain jiyeon toh, q kira krystal benar2 mencintai kai.
    Wah gmna bisa krystal jadian dgn suho?..
    pokoknya deabak deh ni cerita.
    Ditunggu karya selanjutnya.

  3. omo aigooo tyt udh dipost ya part ini wkwk ku tlt brarti haha..wah jongin seenaknya ja nih jiyi spertinya emg masih was2 scra jongin tb2 jd suka sm dia..pasti jiyi jg masih marah sm jongin yg seenaknya.. blm apa2 jongin udh gombal ahahah untunglah tyt kristal cm acting to Lol jd jiyi ga mrasa bersalah.. tp jongin cinta ke jiyi stlh penampilan jiyi brubah ya aiggooo rada liat fisik brarti haha..yakkk jongin daebak marahan sm appa nya cm gegara mnta cepet2 dinikahkan sm jiyi aigooo kan masih pd kcil , jiyi trlalu cpt trima jongin tnpa bkin jongin getar getir haha maklum sih ga munafik jg cz jiyi msh sgt cinta ke bad boy jongin ni Lol..Happy End haha….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s